REORGANISASI OSIS SMAN 1 BANGKUNAT BELIMBING
Pengurus OSIS SMAN 1 Bangkunat Belimbing, Masa Bakti 2018/2019 telah berakhir. Menyongsong masa bakti 2019/2020 Pembina OSIS dibantu dengan Guru Lampung Mengajar dan pengurus Inti OSIS telah melakukan musyawarah dan membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon ketua dan wakil ketua OSIS untuk masa bakti 2019/2020. Serangkaian kegiatan telah dilaksanakan, berawal dari pendaftaran peserta Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dan dilanjutkan pelaksanaan LDKS pada tanggal 7 sd 8 September 2019. Dua hari berselang dilanjutkan dengan penjaringan dan pencalonan ketua OSIS, dari 32 peserta LDKS terdapat 16 peserta yang mencalonkan diri menjadi ketua OSIS.
Mengingat jumlah peserta yang mendaftar begitu banyak, maka perlu dilakukan beberapa tahapan seleksi, mulai dari tes tertulis, tes kemampuan berpendapat/berargumen. Dari 16 peserta tersebut loloslah 8 (delapan calon kandidat ketua). Tahapan selanjutnya adalah melakukan pooling dan vooting guru dan MPK (musyawarah pengurus kelas), dimana dalam formulir Online yang disampaikan kepada guru adalah memilih calon yang pantas menjadi ketua dan wakil, begitu juga dengan vooting yang dilakukan terhadap MPK. Setelah waktu pooling ditutup dan vooting ditutup, terkumpul hasilnya dengan 4 (empat) kandidat dengan suara paling banyak untuk menjadi ketua dan 4 (empat) kandidat sebagai calon wakil. Mengingat jumlah keseluruhan peserta didik SMAN 1 Bangkunat Belimbing adalah 265 siswa, maka pansel memutuskan untuk menentukan 3 (tiga) pasangan yang akan maju menjadi ketua dan wakil OSIS.
Dengan metode musyawarah mufakat yang melibatkan 8 (delapan) calon tersebut disimpulkan bahwa Calon ketua adalah dari siswa kelas XI (sebelas) dan wakilnya dari kelas X (sepuluh). Pada akhirnya terpilihlah pasangan calon sebagai berikut: Kholik Rohman dengan Nurani, Yulya Sari dengan Al Imron, dan Noferli Astari dengan Isnariyah.
Setelah terbentuk pasangan calon, maka langkah selanjutnya adalah pengundian/pengambilan nomor urut pasangan yang akan digunakan nantinya pada saat kampanya, debat dan pencoblosan. Hasil pengundian nomor diperoleh bahawa:
Nomor 1 adalah pasangan Yulya Sari dengan Al Imron
Nomor 2 adalah pasangan Kholik Rohman dengan Nurani
Nomor 3 adalah pasangan Noferli Astari dengan Isnariyah
Nomor pasangan calon sudah terpilih, agenda selanjutnya adalah pengenalan pasangan calon dihadapan seluruh peserta didik yang dilakukan setelah upacara bendera hari senin. Pada dua hari berikutnya yaitu pada Rabu, 25 September 2019 adalah pelaksanaan Debat. Tujuan dilaksanakan debat pada pemilihan ketua dan wakil OSIS kali ini adalah untuk menguji mental dan kesiapan calon ketua dan wakil OSIS agar memiliki sikap dan mental yang siap.
Dalam kesempatan debat di hadiri langsung Kepala Sekolah Bapak Zamintur, S.Pd yang sekaligus membuka acara debat dan memberikan saran harapan untuk OSIS dimasa yang akan datang. Panitia Pelaksana juga telah mengundang Tiga Panlis, yaitu Bapak Imam Mahmudi, S.Pd.I, Heru Setiawan, S.Pd dan Sugiyanto, SE. Dimulai sejak pukul 10.00 dan berakhir pada pukul 12.00, acara yang cukup sederhana dengan segala keterbatasan dan kekurangan alhamdulillah dapat terlaksana.
Beberapa hasil debat yang menurut penulis perlu di informasikan diantaranya adalah:
1. Penyampaian Visi dan Misi dari ketiga paslon kurang mengerucut pada tujuan utama
2. Dalam menjawab beberapa pertanyaan baik dari peserta didik, guru, kepala sekolah dan panelis, jawaban belum menunjukkan kepastian (banyak tergatung dengan kata "mungkin"
3. Pada akhirnya semua pasangan calon telah mampu membuat beberapa keputusan dari jawaban yang mereka sampaikan, artinya mereka sudah mampu menentuakan jawaban (diluar jawaban itu benar atau salah, tepat atau kurang).
Kesimpulan dari ketiga Panelis:
1. Imam Mahmudi, S.Pd.I
Saya menilai ketiga pasang calon dari cara memaparkan visi dan misi serta cara menjawab pertanyaan belum menunjukkan jawaban yang pasti, masih hanya sekedar konsep mentah.
2. Heru Setiawan, S.Pd
Saya menilai seluruh pasang calon dalam menjawab soal masih terpaku dengan mengingat pertanyaan dari menulis, belum mampu menjawab secara langsung. Menurut panelis setiap calon memiliki kelebihan dan kekurangan, namun bagimana setiap calon dapat menutupi kekurangan dengan memiliki cara mengubah kekurangan menjadi kebaikan dan agar menjadi lebih baik.
3. Sugiyanto, SE
Dalam menjalankan organisasi nantinya tidak hanya sekedar membuat konsep dan rencana saja, akan tetapi hal utama yang harus dilaksanakan adalah PLANING, ORGENAIZING, ACTUATING dan CONTROLING (POAC). Untuk lebih jelasnya nanti dalam menyusun dan menjalankannya bisa menemui saya.
Dari hasil penilaian panelis dapat disimpulkan bahwa pasangan calon nomor urut 2 memiliki nilai paling banyak, hal tersebut dilihat dari cara menjawab dan isi dari jawaban. Pada urutan kedua yaitu pasangan calon nomor urut 1 dan yang terakhir adalah pasangan nomor urut 3.
Perlu digaris bawahi bahwa hasil penilian debat tidak akan menjadi awal sebab menang atau kalahnya pasangan dalam pemilihan OSIS. Langkah selanjutnya adalah bagaimana dari ketiga pasangan calon tersebut dapat meyakinkan pemilih untuk memilih mereka.
Selamat berjuang untuk meraih kemenangan !
Selamat bagi yang menang sukses selalu semoga kedepannya OSIS SMA NEGERI 1 Bangkunat Belimbing menjadi lebih baik
BalasHapusmsamsalfalahsamsa17